Pangkalpinang, Asatu Online— Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi muda berkarakter, PT TIMAH Tbk secara berkelanjutan menyalurkan bantuan kepada pondok pesantren di wilayah operasional perusahaan.
Dukungan tersebut mencakup peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran, pembangunan pondok pesantren, hingga membantu biaya pendidikan santri di berbagai daerah operasional perusahaan.
Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT TIMAH Tbk yang berfokus pada bidang pendidikan dan keagamaan. Melalui kegiatan ini, perusahaan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif serta mendukung perkembangan spiritual generasi muda.
Salah satu penerima bantuan PT TIMAH Tbk adalah Yayasan Cahaya Qolbu Belitung yang sedang membangun Pondok Pesantren An-Nur di Desa Padang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur.
Ketua Yayasan Cahaya Qolbu Belitung Mitra Novalanda, Izhar, mengatakan bantuan dari PT TIMAH Tbk akan digunakan untuk pembangunan musala yang difungsikan sebagai sarana pembelajaran dan ibadah bagi para santri serta masyarakat sekitar.
“Pesantren ini bertujuan mencetak generasi muda yang berprestasi sekaligus berakhlak. Pesantren di Pulau Belitung ini masih terbatas, apalagi di Belitung Timur, sehingga kami sangat bersyukur atas dukungan PT TIMAH,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT TIMAH Tbk dalam mewujudkan berdirinya pesantren tersebut.
“Terima kasih kepada PT TIMAH. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah dan sangat membantu pembangunan musala kami,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan Ma’had Tahfizul Quran Daarul Iman, Ustaz M. Gofi Kurniawan Lc, juga mengapresiasi kepedulian PT TIMAH terhadap pendidikan Islam di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Terima kasih PT TIMAH atas bantuannya. Bantuan ini akan digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana belajar bagi santri dan santriwati agar mereka lebih nyaman menimba ilmu,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua Yayasan Khodijah Center Madani, Samiah, yang menyebutkan bahwa ini merupakan kali kedua pesantrennya menerima bantuan dari PT TIMAH Tbk.
Sebelumnya, PT TIMAH membantu pembangunan pesantren dan kini kembali memberikan bantuan untuk pembangunan masjid. Masjid tersebut nantinya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan pembelajaran dan keagamaan.
“Saat ini ada 73 santriwati dan sekitar 100 anak TPQ yang belajar di sini. Mini musala kami sudah tidak menampung lagi, sehingga kami membangun masjid di tanah wakaf sebelah pesantren. PT TIMAH sangat luar biasa dalam membantu pendidikan,” tutur Samiah.
“Semoga PT TIMAH Tbk terus memberikan manfaat luas bagi pendidikan dan masyarakat,” pungkasnya. (*)















