Pangkalpinang, Asatu Online– PT Timah Tbk terus menunjukkan konsistensinya dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) yang telah berjalan sejak tahun 2000.
Hingga Juni 2025, tercatat sebanyak 10.265 UMKM telah menjadi mitra binaan, dengan 4.007 di antaranya masih aktif. Mitra tersebut tersebar di Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, dan sejumlah wilayah lainnya.
Program ini tidak hanya memberikan pinjaman modal lunak, tetapi juga pelatihan, pendampingan, serta dukungan pemasaran, sehingga UMKM dapat lebih mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. PT Timah juga menyediakan wadah promosi seperti Tins Gallery dan melibatkan UMKM dalam berbagai pameran tingkat lokal maupun nasional.
“Sejak tahun 2000, kami konsisten membantu pelaku UMKM agar bisa naik kelas melalui bantuan modal, pelatihan, pendampingan, hingga membuka akses pasar,” ujar Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan.
Anggi menambahkan, dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari upaya perusahaan mendorong ekonomi inklusif dan memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Adapun realisasi penyaluran dana PUMK tercatat Rp22,438 miliar pada 2021, Rp1,180 miliar pada 2022, Rp10 miliar pada 2023, Rp10 miliar pada 2024, dan Rp1,5 miliar pada Januari–Juni 2025.















