Pangkalpinang, Asatu Online— Bagi masyarakat berpenghasilan rendah, memiliki rumah layak huni seringkali masih menjadi mimpi yang sulit digapai. PT Timah Tbk hadir menjawab kebutuhan ini dengan terus melanjutkan program rumah layak huni sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.
Setelah membangun 33 unit rumah pada 2024 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau, PT Timah kembali membangun tiga unit rumah baru untuk warga di Kepulauan Riau sepanjang paruh pertama 2025.
Program ini ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan korban bencana, serta menjadi bagian dari kontribusi terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.
Anggi Siahaan, Department Head Corporate Communication PT Timah, mengatakan bahwa rumah yang dibangun bukan hanya sekadar tempat tinggal, tetapi juga simbol kepedulian perusahaan terhadap kualitas hidup masyarakat.
“Rumah ini diharapkan menjadi awal baru bagi keluarga penerima, membawa harapan dan kehidupan yang lebih layak,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, PT Timah menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah, masyarakat, dan TNI, termasuk Kodim 0317/TBK. Sinergi ini memperkuat dampak positif dari program yang terus berkelanjutan.
Iwan, salah satu penerima bantuan, merasa terharu atas perhatian yang diberikan PT Timah. “Saya dan keluarga sangat berterima kasih atas bantuan rumah ini. Sekarang kami memiliki tempat tinggal yang layak,” katanya.
Hal senada disampaikan Nasir, warga Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur. Ia mengaku sangat bersyukur karena rumahnya yang dulu tak layak kini telah direnovasi. “Saya bisa tidur dengan nyaman dan tidak khawatir lagi. Terima kasih kepada PT Timah dan TNI,” ujarnya.
PT Timah membuktikan bahwa keterlibatan perusahaan dalam pembangunan sosial tidak berhenti pada kontribusi ekonomi, tetapi juga nyata hadir dalam kehidupan masyarakat.















