Pemkot Pangkalpinang Pastikan Inflasi Stabil, 345 Rumah Layak Huni Telah Terbangun

Pangkalpinang, KBA— Dalam upaya menjaga kestabilan harga dan mendukung program nasional, Pemerintah Kota Pangkalpinang aktif mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri pada Senin (14/7/2025). Kegiatan ini dilakukan secara daring dan dipimpin oleh Sekjen Kemendagri, Komjen Pol (Purn) Drs. Tomsi Tohir. Pemkot Pangkalpinang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Juhaini.

Juhaini menyampaikan kondisi inflasi di Pangkalpinang tergolong aman dan terkendali. Data menunjukkan inflasi month-to-month (mtm) sebesar 0,02 persen, year-to-date (ytd) sebesar 1,03 persen, dan year-on-year (yoy) 0,96 persen per Juni 2025. Adapun nilai Indeks Harga Konsumen (IHK) berada di angka 1,91.

Menurutnya, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar, dengan kontribusi mencapai 0,68 persen.

Dalam menjaga kestabilan harga, Pemkot menerapkan strategi 4K, yakni:

1. Keterjangkauan harga

2. Ketersediaan pasokan

3. Kelancaran distribusi

4. Komunikasi yang efektif

Langkah-langkah konkret yang sudah dilakukan antara lain:

1. Gerakan Pangan Murah pada 4 Juli 2025.

2. Pemantauan harga di Pasar Ratu Tunggal dan Pasar Kampung Melayu.

3. Penyaluran cadangan pangan sebanyak 14,8 ton beras kepada 7.406 KPM.

4. Bantuan benih dan sarana produksi kepada 30 Kelompok Wanita Tani.

5. Subsidi pupuk bagi pengecer di Tuatunu: 5,186 ton urea, 13,2 ton NPK, dan 5,3 ton pupuk organik.

Menariknya, tidak dilakukan inspeksi mendadak ke pasar karena harga-harga dinilai masih stabil dan tidak ada lonjakan signifikan.

Selain isu inflasi, Rakornas juga menyoroti progres program pembangunan tiga juta rumah. Di Pangkalpinang, program ini menyasar 1.339 unit rumah tidak layak huni, dengan 345 unit telah berhasil dibangun hingga akhir 2024.

“Penyediaan hunian layak terus kami pacu, termasuk melalui skema Perwako. Kami fokus menuntaskan sisanya,” ungkap Juhaini.

Partisipasi aktif dalam Rakornas ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkot Pangkalpinang dalam menciptakan stabilitas ekonomi dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat, terutama melalui pembangunan hunian layak dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *