Peringati Hari Bumi, FORDAS BABEL Dorong Transisi Energi Bersih dan Aksi Nyata

Pangkalpinang, Asatu Online— Koordinator Relawan Forum Daerah Aliran Sungai Bangka Belitung (FORDAS BABEL), Arinda Unigraha, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Bumi sebagai momentum refleksi sekaligus aksi nyata menjaga lingkungan.

 

Dalam pernyataannya pada peringatan Hari Bumi, Senin (22/4/2025), Arinda mengatakan bahwa Hari Bumi adalah milik bersama karena seluruh manusia hidup dan bergantung pada bumi.

“Hari Bumi adalah hari kita semua. Kita hidup, tumbuh, dan bergantung pada bumi. Maka sudah seharusnya kita menjaga dan merawatnya sebagai bentuk rasa syukur atas karunia Allah,” ujarnya.

Arinda, yang juga peraih penghargaan Pemuda Pelopor Nasional Bidang Lingkungan Hidup KEMENPORA RI 2024, menekankan bahwa menjaga kelestarian bumi adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah atau komunitas lingkungan. Ia menyebutkan lima aksi nyata yang perlu dilakukan masyarakat, antara lain: menanam pohon, menghemat energi, mengelola sampah, mitigasi perubahan iklim, serta aktif dalam komunitas peduli lingkungan.

 

 

Ia juga menyoroti sejumlah persoalan lingkungan di Bangka Belitung seperti perambahan hutan dan penambangan timah ilegal yang merusak ekosistem. “Eksplorasi alam boleh, tapi harus bertanggung jawab. Harus ada pemulihan setelahnya agar lingkungan tetap lestari,” tegasnya.

Selain itu, Arinda menilai persoalan tata kelola sampah di Bangka Belitung masih belum optimal dan membutuhkan kebijakan tegas serta kolaborasi semua pihak. Ia mengajak masyarakat untuk memulai dari hal sederhana, seperti memilah sampah dari rumah tangga.

Mengacu pada tema Hari Bumi 2025 “Our Power, Our Planet (Kekuatan Kita, Planet Kita)”, Arinda mendorong percepatan penggunaan energi bersih sebagai strategi global menyelamatkan bumi. Ia menilai transisi ke energi terbarukan seperti surya, angin, dan air sangat penting untuk keberlanjutan masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *