Polda Metro Jaya dan Insan Media Perkuat Sinergi, Dorong Transparansi Informasi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi. Foto: Istimewa.

Jakarta, Asatu Online – Polda Metro Jaya menggelar silaturahmi dengan insan media, Kamis (6/3/2025) sore, di Lapangan Bulutangkis Biro SDM Polda Metro Jaya. Acara ini dihadiri sekitar 360 jurnalis dari berbagai media, serta sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya.

Silaturahmi ini bukan sekadar ajang pertemuan, tetapi juga strategi memperkuat sinergi dan transparansi informasi antara kepolisian dan media. Polda Metro Jaya menegaskan bahwa media adalah mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab kepada publik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi, yang mewakili Kapolda Metro Jaya, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kapolda. Namun, ia menegaskan bahwa Kapolda tetap menitipkan salam hormat dan apresiasi kepada seluruh awak media atas kerja sama yang telah terjalin selama ini.

“Silaturahmi ini bukan sekadar seremoni. Teknologi memang memudahkan komunikasi, tetapi hubungan baik antara kepolisian dan media harus terus dijaga agar sinergi kita semakin kuat,” ujar Ade Ary.

Ia juga menegaskan bahwa media memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas informasi, terutama dalam mencegah disinformasi yang dapat menyesatkan publik.

Dalam sesi diskusi, Ade Ary menekankan bahwa media dan kepolisian memiliki tanggung jawab bersama dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif.

“Kami ingin hubungan ini tetap profesional. Media bertugas menyajikan berita yang faktual dan berimbang, sementara kepolisian bertanggung jawab menjaga keterbukaan informasi dan keamanan publik. Tujuan kita sama: menyampaikan kebenaran kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan maraknya perdagangan konten ilegal di media sosial, yang semakin mengancam ruang digital. Media diharapkan dapat turut mengedukasi masyarakat agar lebih selektif dalam menerima informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh berita yang belum terverifikasi.

“Hoaks dan penyebaran konten ilegal adalah tantangan besar yang harus kita hadapi bersama. Media berperan penting dalam membangun literasi informasi yang kuat di masyarakat,” tambahnya.

Silaturahmi ini juga menjadi kesempatan bagi Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi langsung terkait berbagai isu yang berkembang. Dengan komunikasi yang terbuka, diharapkan ke depan tidak ada kesalahpahaman antara kepolisian dan media dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Ade Ary berharap momentum Ramadan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan energi positif, memperkuat sinergi, serta menjaga hubungan baik antara kepolisian dan media.

“Kami ingin hubungan ini terus terjalin dengan baik. Semoga acara ini membawa berkah bagi kita semua dan semakin memperkuat kerja sama dalam membangun informasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Para jurnalis yang hadir berkesempatan berdialog langsung dengan pejabat utama Polda Metro Jaya mengenai berbagai isu krusial, seperti keamanan kota, tren kejahatan digital, hingga strategi penegakan hukum yang lebih transparan.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun komunikasi yang lebih efektif antara kepolisian dan media, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat semakin jelas, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan. (*/Wh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *