Sukabumi, Asatu Online – Lapas Kelas IIB Sukabumi, di bawah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan. Kali ini, mereka sukses melaksanakan panen raya tanaman hidroponik yang dikelola oleh warga binaan di area brandgang Lapas.
Panen raya kali ini menghasilkan berbagai jenis sayuran hidroponik, seperti kangkung, pakcoy, dan selada, dengan total panen mencapai 50 kg. Hasil pertanian ini merupakan bagian dari upaya warga binaan dalam mendukung ketahanan pangan, sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, khususnya pada poin kedua. Selain itu, kegiatan ini juga mengacu pada Perintah Harian Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi.
Kegiatan panen raya ini dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, beserta pejabat struktural, staf, dan warga binaan. Selain sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan, program ini juga bertujuan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan di bidang pertanian hidroponik sebagai bagian dari proses pembinaan dan pemberdayaan.
“Kami sangat bangga dengan hasil yang dicapai dalam panen raya ini. Ini merupakan bukti nyata dedikasi dan kerja keras pembinaan yang dilakukan petugas kepada warga binaan dalam mendukung ketahanan pangan yang selaras dengan Asta Cita Presiden dan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Budi Hardiono dalam konferensi pers pada Jumat (7/2/2025).
Ia juga menambahkan bahwa hasil panen ini akan segera dikonfirmasikan kepada vendor penyedia bahan makanan agar dapat langsung dikonsumsi oleh warga binaan. “Selain meningkatkan keterampilan warga binaan, kegiatan ini juga memberikan manfaat langsung dengan memastikan ketersediaan bahan makanan sehat bagi mereka,” pungkasnya. (Mus)















