BANDA ACEH, Asatu Online — Syekh Samunzir Bin Husein mengajak seluruh rakyat Aceh untuk bersama-sama mendoakan para pemimpin di Tanah Rencong agar senantiasa mendapat petunjuk, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah serta mengabdi kepada masyarakat.
Ajakan itu disampaikan Syekh Samunzir di Banda Aceh, Kamis (13/8/2026). Ia juga menyerukan agar masyarakat kembali menghidupkan tradisi Rateb sebagai bagian dari budaya dan syiar Islam di Aceh.
Menurutnya, tradisi tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan zikir bersama yang dilaksanakan secara rutin setiap malam Jumat di .
Syekh Samunzir yang akrab disapa Syekh Muda juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah saling menyalahkan, khususnya sesama anak bangsa Aceh.
Ia menekankan pentingnya persatuan, kasih sayang, dan kepedulian antarsesama dalam menjaga masa depan Aceh.
«”Jangan sampai kita, bangsa Aceh, menjadi pendatang di tanah kelahiran kita sendiri.”»
Pesan tersebut, kata dia, menjadi pengingat agar masyarakat Aceh tetap menjaga hak, martabat, dan kedudukan di tanah kelahirannya.
Syekh Samunzir menilai persatuan dan persaudaraan merupakan modal penting untuk membangun Aceh yang lebih maju dan bermartabat. Karena itu, masyarakat diajak memperbanyak zikir, mempererat silaturahmi, serta menghindari sikap saling tuduh dan menyalahkan.
“Semoga dengan memperkuat persaudaraan dan mendekatkan diri kepada Allah, keberkahan serta perlindungan senantiasa tercurah untuk Aceh dan seluruh rakyatnya,” ujarnya.














