Banten  

Majelis Syuro dan Dewan Pakar Dukung H Mumu Pimpin Al-Khairiyah Tiga Periode

Rapat Koordinasi Majelis Syuro, Dewan Pakar dan Wakil Pimpinan PB Al-Khairiyah pada 20 Mei 2026 di Kota Cilegon Banten (Dok. Humas PB Al-Khairiyah)

Cilegon, Asatu Online– Menyambut Muktamar XI, jajaran Pengurus Besar (PB) Al-Khairiyah Cilegon Banten, Majelis Syuro, Dewan Pakar dan Wakil Ketua Umum menyatakan dan merekomendasikan dukungan kepada KH Ali Mujahidin (H Mumu) untuk kembali melanjutkan kepemimpinan PB Al-Khairiyah menjadi tiga periode.

Siaran pers PB Al-Kahiriyah, Minggu (24/5) menyebutkan, Rapat Koordinasi Majelis Syuro, Dewan Pakar dan Wakil Pimpinan PB-Al Khairiyah tersebut dilaksanakan pada 20 Mei 2026 di Kota Cilegon.

Majelis Syuro dan Dewan Pakar PB Al-Khairiyah pada kesempatan tersebut menyatakan bersama-sama dan dengan suara bulat mendukung H Mumu kembali menjadi Ketua Umum PB Al-Khairiyah untuk periode yang ketiga.

Pernyataan tersebut dikemukakan pertama kali oleh Ketua Umum Majelis Syuro PB Al-Khairiyah KH Mansur Muchyidin dalam pembukaan Rakor yang dihadiri sekretaris dan seluruh anggota Majelis Syuro.

Rakor tersebut juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pakar, Sekretaris Dewan Pakar dan para anggota Dewan pakar lengkap serta seluruh jajaran Wakil Ketua Umum PB Al-Khairiyah.

Pernyataan dukungan terhadap H Mumu untuk kembali memimpin PB-Al Khairiyah juga disampaikan oleh Ketua Majelis Syuro dan Wakil Ketua Dewan Pakar PB Al-Khairiyah Prof Dr KH Zakaria Syafei.

Prof. Zakaria pada kesempatan itu juga memberikan saran dan nasihat, antara lain bahwa meski dukungan mengalir kepada H Mumu untuk kembali memimpin PB Al-Khairiyah, proses demokrasi “Wasawwirhum syuro bainahum” (perencanaan di kalangan pengurus) tetap ditempuh dengan baik.

Saran dan dukungan juga disampaikan oleh Sekretaris Dewan Pakar PB Al-Khairiyah Dr HC Mahfud Salimi yang juga diperkuat oleh anggota Dewan Pakar lainnya, di antaranya Prof Dr H Mufti Ali, hingga kemudian disimpulkan oleh Ketua Dewan Pakar Prof Dr KH Amin Suma dengan nasihat yang sama.

Prof Amin Suma juga memberikan saran agar Muktamar XI PB Al-Khairiyah mengundang Presiden RI Prabowo Subianto, dan menyarankan agar pihak Panitia dan Pengurus Besar bersilaturahmi terlebih dahulu untuk meminta ijin dan restu kepada Gubernur Provinsi Banten.

Sementara itu Sekjen Dr Ahmad Munji menjelaskan, Muktamar PB Al-Khairiyah XI akan digelar pada Oktober 2026 dengan kepanitian Ketua Organizing Committee (OC) Dr Rafiudin (Rektor Unival) dan Steering Committee (SC) Ahmad Trias Sundoro, sementara Ketua Organizing Committee (OC) yaitu Dr Sayuti dan Sekretaris H Juju Adiwikarta.

Sekjen PB Al-Khairiyah menjelaskan, dukungan kepada H Mumu untuk memimpin PB Al-Khairiyah tiga periode telah bulat disampaikan dalam Rapat Koordinasi Dewan Syuro, Dewan Pakar dan Wakil Pimpinan PB Al Khairiyah.

H Mumu dipandang dapat menjalankan amanat Muktamar PB Al-Khairiyah sebelumnya dengan baik, dan Muktamar PB Al Khairiyah yang rencananya akan digelar pada Oktober 2026 diharapkan dapat semakin memperkuat ukhuwwah dan kekompakan Al-Khairiyah.

Al-Khairiyah diharapkan dapat terus meningkatkan kontribusi dan manfaatnya bagi kepentingan ummat, bangsa dan negara melalui perannya sebagai organisasi sosial kemasyarakatan dan keagamaan yang berkonsentrasi dalam bidang pendidikan, dakwah dan sosial.

Muktamar XI PB Al-Khairiyah itu sendiri akan digelar di Kampus Peradaban Al-Khairiyah Citangkil Kota Cilegon Provinsi Banten dengan tema “Memperkokoh Aqidah, Mengembangkan Syari’at dan Membangun Akhlaq Untuk Peradaban”.

Al-Khairiyah adalah salah satu Ormas Islam terbesar dan berpengaruh di Provinsi Banten. Saat ini Al-Khairiah memiliki 11 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan 24 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) serta 764 Cabang dalam bentuk lembaga pendidikan di berbagai daerah di Indonesia. (Aat SS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *