Bangka, Asatu Online — Usaha milik Bohal Sinaga, pemilik Toko Cahaya Terang di Jalan Raya Sungailiat–Bakam, Dusun Tutut, Desa Penyamun, Kabupaten Bangka, terus berkembang setelah menjadi mitra binaan PT Timah (Persero) Tbk.
Berawal dari usaha sederhana berupa pangkalan gas elpiji, kini toko tersebut menjelma menjadi pusat kebutuhan rumah tangga bagi warga sekitar.
Bohal mengatakan, awalnya ia hanya menjual gas elpiji. Namun, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat, ia mulai menambah berbagai jenis barang.
“Awalnya hanya pangkalan gas. Tapi saya lihat warga juga butuh peralatan rumah tangga, jadi saya mulai tambah jualan pecah belah,” ujarnya.
Langkah itu terbukti tepat. Di kawasan Dusun Tutut, Muntabak, hingga Penyamun, ketersediaan toko yang menyediakan perlengkapan rumah tangga masih terbatas. Toko Cahaya Terang pun menjadi salah satu yang paling lengkap di wilayah tersebut.
Selain itu, jarak ke pusat perbelanjaan di Sungailiat yang mencapai sekitar 7–8 kilometer turut menjadi peluang. Warga memilih berbelanja lebih dekat karena praktis dan efisien.
Seiring waktu, usaha Bohal terus berkembang. Ia kini menjual beragam produk, mulai dari peralatan dapur, kompor gas, kebutuhan kelontong, hingga membuka layanan bensin eceran (POM mini).
Meski demikian, Bohal mengakui daya beli masyarakat saat ini cenderung menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ekonomi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi.
Untuk menyiasatinya, ia membatasi stok barang tertentu, khususnya produk makanan yang memiliki masa kedaluwarsa. Ia juga lebih selektif dalam menambah jenis barang sesuai kebutuhan pasar.
Menurut Bohal, salah satu faktor penting yang mendorong perkembangan usahanya adalah dukungan permodalan dari PT Timah melalui program kemitraan. Pada 2025, ia menerima pinjaman modal untuk menambah stok dan memperluas usaha.
“Program ini sangat membantu, terutama dari sisi permodalan. Dukungan seperti ini memang sangat dibutuhkan pelaku UMKM,” katanya.
Ia menilai akses modal masih menjadi tantangan utama bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang, sehingga peran perusahaan melalui program kemitraan sangat penting.
Ke depan, Bohal berencana menambah variasi produk, termasuk kemungkinan menjual furnitur. Ia juga berharap usahanya dapat berkembang lebih besar dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
“Terima kasih kepada PT Timah atas dukungannya. Semoga program ini terus berlanjut agar lebih banyak UMKM terbantu dan ekonomi daerah semakin bergerak,” ujarnya.(A1)














