Hidayat Arsani Gubernur Babel (Foto : Ist)
Pangkalpinang, Asatu Online– Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, optimistis berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah daerah mampu mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat di daerah tersebut.
Bagi Hidayat, capaian penghargaan yang diraih pemerintah daerah bukanlah tujuan utama dalam kepemimpinan. Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah memastikan setiap program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Hal itu disampaikan Hidayat dalam perbincangan podcast bersama Bangka Pos yang dipandu Pemimpin Redaksi Ade Mayasanto, Kamis (12/3/2026) malam.
Dalam dialog tersebut, Hidayat memaparkan sejumlah langkah strategis yang sedang disiapkan Pemerintah Provinsi Babel untuk menggerakkan perekonomian daerah. Program tersebut menyasar berbagai sektor, mulai dari perkebunan, pendidikan, kesehatan hingga pariwisata.
Salah satu program besar yang tengah dipersiapkan adalah pengembangan perkebunan kelapa skala besar yang ditargetkan menjadi salah satu yang terbesar di kawasan Asia Tenggara.
“Untuk sektor perkebunan kita ada program kelapa terbesar di Asia Tenggara. Perusahaan nanti ada dua di Pulau Belitung dan Pulau Bangka, dan untuk investor sudah 99 persen,” ujar Hidayat.
Program tersebut diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, memperkuat sektor pertanian daerah, serta meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Selain sektor perkebunan, pemerintah provinsi juga menaruh perhatian besar terhadap pengembangan pariwisata, khususnya di Pulau Belitung. Menurut Hidayat, wilayah tersebut memiliki potensi besar yang harus terus dikembangkan agar mampu menarik lebih banyak wisatawan.
Pemerintah berencana melakukan pembenahan infrastruktur bandara serta penataan kawasan pantai guna meningkatkan kenyamanan wisatawan yang datang ke daerah tersebut.
“Untuk pariwisata kita ada di Belitung. Bandara akan diperbaiki dulu, lalu penataan pantai. Kita punya komitmen Belitung tidak ada kapal isap,” katanya.
Selain itu, pengembangan komoditas unggulan seperti durian Musang King juga diproyeksikan menjadi daya tarik wisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.
Meski diakui pembangunan tidak selalu berjalan mulus dan berbagai tantangan kerap muncul, Hidayat menegaskan dirinya tetap berkomitmen memberikan yang terbaik bagi daerah yang dipimpinnya.
“Percayalah kepada saya karena kepemimpinan saya bukan egois. Saya yakin Bangka Belitung bisa lebih hebat lagi,” ujarnya.
Dengan potensi sektor pertimahan, perkebunan, dan pariwisata yang dimiliki daerah tersebut, Hidayat optimistis Bangka Belitung memiliki fondasi kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Saya optimistis dengan program pertimahan, perkebunan, dan sektor lainnya bisa mengangkat ekonomi masyarakat. Bagi saya, keberhasilan pembangunan bukan diukur dari banyaknya penghargaan, tetapi dari senyum dan kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung,” katanya. (*)














