Menteri IMIPAS: Anak di LPKA Adalah Bagian dari Generasi Emas Indonesia

Jakarta,-Asatu Online – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS), Agus Andrianto, memberikan perhatian khusus terhadap pendidikan dan pembinaan Anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).

Menjelang peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli, Agus menegaskan bahwa Anak di dalam LPKA tidak boleh dilupakan.

“Ini memang tugas kami, tapi juga tanggung jawab kita bersama. Mereka adalah bagian penting dari generasi masa depan Indonesia,” kata Agus dalam keterangan resminya, Senin (21/7/2025).

Agus menjelaskan, sistem pembinaan bagi Anak di LPKA berbeda dengan warga binaan dewasa. Pendekatannya lebih menekankan pendidikan, baik formal maupun informal.

“Mereka tetap bisa sekolah, dari SD, SMP, SMA hingga mengikuti program Paket A, B, dan C,” ujarnya.

Bahkan, lanjut Agus, tidak sedikit Anak-anak lulusan LPKA yang sukses melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dan bekerja mandiri.

“Ini bukti nyata kalau pembinaan yang tepat dan berkelanjutan, ditambah kolaborasi dengan banyak pihak, bisa mengubah masa depan mereka,” tambahnya.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, mencatat saat ini terdapat 2.096 Anak binaan di seluruh Indonesia. Sebanyak 1.376 anak berada di LPKA, sisanya tersebar di Lapas, Rutan, dan Lapas Perempuan.

Menurut Mashudi, selain pendidikan akademik, Anak-anak di dalam lembaga juga dibekali keterampilan seperti seni, olahraga, dan life skill.

“Kami berikan semua jenis pembinaan agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berkualitas,” ucapnya.

Dalam momentum Hari Anak Nasional 2025 ini, IMIPAS melalui Ditjen PAS mengusulkan remisi kepada 1.272 Anak binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif sesuai UU No. 22 Tahun 2022.

“Pemberian remisi ini diharapkan bisa memacu semangat mereka untuk terus belajar dan berkembang,” ujar Agus.

Ia menekankan, setiap Anak berhak mendapat kesempatan kedua.

“Selalu ada second chance. Ini bagian dari jalan menuju Indonesia Emas,” tutup Agus.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *