PKK RW 08 Sungai Bambu Perkuat Ketahanan Lingkungan Lewat Bank Sampah dan Kebun Warga

Jakarta, Asatu Online Semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan kembali ditunjukkan oleh warga RW 08 Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Melalui kegiatan rutin penimbangan bank sampah yang digelar Sabtu (24/5/2025), Kelompok PKK RW 08 kembali memperlihatkan konsistensinya dalam mengelola sampah berbasis masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua RW 08, Didi Sanudi, bersama Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Priok, Aiptu Aminuddin, yang turut melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi lingkungan sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap program pemberdayaan yang dipelopori PKK.

“Bank sampah ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga soal nilai ekonomi dan perubahan budaya warga terhadap sampah. Ini contoh nyata gerakan dari bawah yang berdampak besar,” tegas Didi Sanudi.

Program bank sampah RW 08 telah berjalan sistematis, dengan penimbangan sampah anorganik yang dilakukan rutin setiap dua minggu. Warga yang menjadi nasabah mencatatkan ‘tabungan’ dari hasil sampah terpilah, yang nantinya bisa ditukar dengan kebutuhan sehari-hari.

Selepas kegiatan penimbangan, Ketua RW dan Bhabinkamtibmas meninjau kebun swadaya di RT 01, yang berhasil disulap dari lahan terbatas menjadi ruang hijau produktif. Di lahan ini tumbuh subur berbagai tanaman sayuran dan toga seperti cabai, kangkung, serai, dan jahe hasil kerja kolektif warga dalam mewujudkan ketahanan pangan lokal.

Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi dalam kegiatan semacam ini bukan sekadar simbol, tapi wujud nyata dukungan terhadap ketahanan lingkungan sebagai bagian dari stabilitas sosial.

Peran PKK RW 08 menjadi tulang punggung dalam keberhasilan program ini. Tak hanya mengelola bank sampah, mereka juga aktif mengedukasi warga tentang pentingnya memilah sampah, mengolah limbah organik menjadi kompos, hingga membimbing warga menanam sayur di pekarangan rumah.

“Perubahan tidak harus besar. Kami memulainya dari rumah sendiri, dari halaman sendiri. Yang penting konsisten,” ungkap salah satu kader PKK.

Kegiatan yang berlangsung lancar dan disambut antusias ini membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari lingkungan terkecil. Dengan kolaborasi antara warga, pengurus RW, dan aparat kepolisian, RW 08 Kelurahan Sungai Bambu menjadi contoh hidup bagaimana komunitas dapat membangun lingkungan yang lestari dan tangguh. (Wh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *