Jika Keuangan Daerah Mumpuni, Ketua DPRD Dukung Gaji PHL Naik

  • Bagikan

 PANGKALPINANG – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Herman Suhadi mendorong kenaikan gaji pegawai harian lepas (PHL), yang dikaitkan dengan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) Tahun 2023 mendatang.

Kendati demikian, keinginan Herman untuk untuk mendorong kenaikan gaji PHL di lingkungan Pemprov Babel yang rata-rata Rp2,9 juta itu, terbentur dengan rendahnya kemampuan keuangan daerah.

“Saya sangat mendukung (kenaikan gaji PHL), tapi keinginan ini harus melihat kemampuan keuangan daerah,” ujar Herman kepada wartawan, Kamis (1/12).

Apalagi kata Politisi PDI Perjuangan itu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023 yang baru disahkan belum lama ini, justru mengalami defisit Rp 335 miliar.

“Kalau Pemprov Babel mampu untuk itu, kenapa tidak. Kalau Pemprov Babel mampu, kita lakukan. Hanya perlu diingat keuangan daerah kita pada posisi rendah. Kita melihat tinggi UMP. Bisa eksekutif mengajukan, kami dari lembaga (DPRD) sangat mendukung itu,” katanya.

Meski demikian, Herman memberikan apresiasi terhadap kesepakatan kenaikan UMP 2023 ini dan hal itu menunjukkan ekonomi Babel baik.

“Pertanda baik bahwa ekonomi Babel itu baik dan niat baik Pemprov Babel berperan dalam menentukan UMP ini suatu hal yang harus disyukuri,” ungkapnya.

Dengan UMP yang baik ini, lanjut dia, kemakmuran masyarakat Babel bertambah dan ekonomi membaik.

“Kepada perusahaan kami mengucapkan terima kasih, dewan pengupahan dan juga pemerintah tentunya. Ini merupakan perhatian kepada pekerja kita, terkhusus untuk peningkatan ekonomi Babel dan mengisi pembangunan di Babel. Dan kepada pekerja kami harap dapat lebih memaksimalkan kinerjanya guna menunjang profit bagi perusahaan,” tukasnya.(***)

 190 total views

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *