banner 728x250

Ketua DPRD Babel janji Perjuangkan Renovasi Gedung SMKN1 Tanjung Pandan

  • Bagikan
banner 468x60

Tanjungpandan, Asatuonline.id – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berkunjung ke salah satu SMK Pusat Keunggulan (PK) di Negeri Laskar Pelangi, yakni SMKN 1 Tanjung Pandan, Selasa (08/06/2021).
kedatangan Herman lantaran salah satu Gedung milik SMKN 1 itu mengalami kerusakan. Gedung aula yang berwana kuning tersebut mengalami kerusakan pada bagian atapnya, bahkan bocor saat hujan turun. Begitu juga dengan kayu penyangga yang sudah keropos. Hal ini mengkhawatirkan sekolah ketika melakukan kegiatan-kegiatan di aula tersebut.

Kepala Sekolah SMKN 1 Tanjung Pandan, Erliana, S.pd, mengatakan gedung aula tersebut memerlukan perbaikan dikarenakan selama ini aktivitas kegiatan-kegiatan sekolah ataupun kegiatan luar sekolah banyak dilakukan di gedung tersebut.

banner 336x280

“Kondisi aula yang bocor disana sini dan kayu penyangga atap yang sudah keropos perlu direhab,”ujarnya.

Alumni SMKN 1 Tanjung Pandan ini menambahkan, kendala yang dihadapi yaitu terbatasnya lahan yang dimiliki sekolah untuk melakukan pengembangan ataupun pembangunan gedung-gedung baru. Seperti halnya saat ini sangat diperlukannya bangunan kantor yang lebih besar guna menunjang kegiatan belajar. “Sarana dan prasarana pendidikan memiliki peranan penting dalam mempengaruhi kemampuan dan menunjang kualitas belajar siswa. “Kami harap ada solusi,”katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi, S.Sos didampingi Anggota Komisi IV, Evi Junita menegaskan akan memperjuangkannya pada rapat anggaran APBD 2022. Karena sarana dan prasarana pendidikan sangat mempengaruhi kualitas belajar siswa.

“Ini akan menjadi prioritas perjuangan kami (DPRD Babel) di rapat anggaran APBD 2022 nanti, paling tidak salah satu dari beberapa keinginan bapak ibu pasti kami perjuangkan,”janjinya.

Menurutnya, pendidikan berfungsi sebagai proses seseorang di didik agar dapat memiliki kualitas moral, karakter dan keahlian yang berguna bagi kemajuan negara ini, pendidikan di Indonesia tidak sama dengan dunia Pendidikan di luar, dimana tujuan utama dari pendidikan adalah untuk meningkatkan kualitas SDM.

“Tanggung jawab dunia pendidikan dan guru bukan hanya sebatas mengajar tetapi juga karakter, moral, keahlian dan kemandirian yang harus kita bina dan didik agar nantinya dapat mencetak SDM yang berkualitas,”tukasnya sembari menyumbangkan alat pendingin ruangan untuk mushola di sekolah tersebut. (Rls/setwan)

 104 total views

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.