Tangerang, Asatu Online – Gubernur Banten Andra Soni menghadiri sekaligus meresmikan prosesi pendirian tiang pertama pembangunan Masjid Al Mubarokah di Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Minggu (12/7/2026). Momen tersebut menjadi tonggak dimulainya pembangunan rumah ibadah yang diharapkan menjadi pusat pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai keislaman di wilayah tersebut.
Prosesi peletakan tiang pertama berlangsung khidmat dan dihadiri Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan, Camat Larangan, Nasrullah, Kapolsek Ciledug, jajaran Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tangerang dan Kecamatan Larangan, Lurah Gaga, tokoh agama, tokoh masyarakat, para ketua RT/RW, serta ratusan jamaah dan donatur.
Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al Mubarokah, Khoirul Umam, mengatakan pembangunan masjid merupakan hasil perjuangan panjang seluruh elemen masyarakat. Panitia telah melalui tiga tahap pembebasan lahan hingga akhirnya pembangunan dapat dimulai.
“Alhamdulillah, berkat pertolongan Allah SWT dan dukungan para donatur serta masyarakat, hari ini kita memulai pembangunan masjid yang menjadi cita-cita bersama. Masjid ini tidak hanya menjadi tempat salat, tetapi juga pusat pendidikan Al-Qur’an, dakwah, pembinaan generasi muda, serta kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.
Khoirul mengajak seluruh kaum muslimin untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan melalui program wakaf dan lelang pembangunan senilai Rp2.350.000 per meter persegi. Menurutnya, setiap kontribusi akan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir selama masjid dimanfaatkan untuk kepentingan umat.
Dalam sambutannya, Gubernur Banten Andra Soni memberikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat yang bergotong royong membangun Masjid Al Mubarokah. Ia menegaskan, masjid memiliki peran strategis sebagai pusat peradaban Islam yang tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, pembinaan akhlak, penguatan ukhuwah, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
“Semangat kebersamaan seperti ini merupakan modal sosial yang sangat besar dalam membangun daerah. Saya yakin, dengan niat yang tulus dan kebersamaan, pembangunan Masjid Al Mubarokah akan berjalan lancar hingga selesai,” kata Andra.
Pada kesempatan itu, Andra juga memaparkan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui Program Sekolah Gratis bagi SMA, SMK, SKH swasta, yang kini diperluas hingga Madrasah Aliyah sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Sementara itu, Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan dalam tausiahnya mengingatkan bahwa orang-orang yang memakmurkan masjid merupakan hamba pilihan Allah SWT. Menurutnya, membangun fisik masjid merupakan amal mulia, namun memakmurkan masjid dengan ibadah, dakwah, majelis ilmu, dan kegiatan keagamaan secara berkelanjutan merupakan tugas yang jauh lebih besar.
“Setiap orang yang mengambil bagian dalam pembangunan rumah Allah, baik dengan tenaga, harta, doa maupun pemikirannya, insya Allah akan memperoleh balasan terbaik dari Allah SWT sebagai amal jariyah yang terus mengalir,” tuturnya. (ahmad)















