Pangkalpinang, Asatu Online – Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2026 dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan media siber dalam menjaga stabilitas keamanan serta menangkal penyebaran informasi yang menyesatkan di ruang digital.
Hal tersebut disampaikan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bardian Zakaria, S.T.P., saat memberikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-79 di Pangkalpinang, Rabu (1/7/2026).
Menurut Bardian, di tengah derasnya arus informasi digital yang berkembang begitu cepat, Polri dan media memiliki peran yang sama penting dalam menjaga kondusivitas daerah. Polri bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sementara media berperan menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Hari Bhayangkara ke-79 harus menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri dan media siber. Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga kamtibmas, sedangkan media menjadi penyampai informasi yang benar kepada masyarakat. Kolaborasi ini sangat penting untuk menangkal hoaks, disinformasi, dan berbagai informasi provokatif yang berpotensi memecah persatuan,” tegas Bardian.
Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polda Kepulauan Bangka Belitung beserta seluruh Polres di wilayah Babel yang dinilai berhasil menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, terutama dalam mengawal berbagai agenda nasional maupun kegiatan strategis di daerah.
Bardian menegaskan, seluruh pengurus dan anggota SMSI se-Bangka Belitung siap memperkuat kemitraan dengan jajaran Polri, mulai dari tingkat Polda, Polres, Polsek hingga Bhabinkamtibmas yang menjadi ujung tombak pelayanan kepolisian di desa dan kelurahan.
“SMSI se-Bangka Belitung siap bersinergi dengan Polri di semua tingkatan. Kami ingin membangun komunikasi yang kuat agar informasi yang diterima masyarakat benar-benar cepat, akurat, berimbang, dan tidak menyesatkan,” ujarnya.
Menurutnya, keterbukaan informasi yang dibangun Polri selama ini menjadi modal penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Karena itu, media memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pemberitaan yang profesional, edukatif, dan tidak mengandung unsur provokasi.
“Media anggota SMSI Babel siap menjadi mitra strategis Polri dalam menyosialisasikan program Presisi, kegiatan-kegiatan humanis, serta edukasi hukum kepada masyarakat. Kami berkomitmen menjaga marwah pers dengan tetap mengedepankan prinsip jurnalisme yang profesional, berimbang, dan bertanggung jawab,” katanya.
Menutup pernyataannya, Bardian berharap di usia ke-79, Polri semakin profesional, modern, humanis, serta semakin dipercaya masyarakat dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Semoga Polri semakin Presisi, semakin dicintai rakyat, dan terus menjadi institusi yang profesional dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia,” tutupnya. [Yn]















