PT TIMAH Perkuat Sistem Kearsipan Modern untuk Dukung Tata Kelola Berkelanjutan

PangkalPinang, Asatu Online — PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan perusahaan yang berkelanjutan melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya dengan membangun sistem pengelolaan arsip perusahaan yang modern, tertib, dan terintegrasi.

Bagi PT TIMAH, pengelolaan arsip bukan sekadar penyimpanan dokumen, tetapi menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola perusahaan yang baik, transparansi, efisiensi kerja, hingga keberlanjutan bisnis di masa depan.

Sebagai bagian dari transformasi perusahaan, PT TIMAH juga terus mendorong digitalisasi arsip untuk memastikan seluruh dokumen perusahaan terdokumentasi dengan baik, tertata rapi, aman, dan mudah diakses. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan dokumen di lingkungan perusahaan.

Penguatan sistem kearsipan tersebut diwujudkan melalui penerapan standar internasional Sistem Manajemen Arsip ISO 30301:2019 yang berhasil diraih PT TIMAH. Sertifikasi ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola yang profesional dan berkelanjutan.

Komitmen PT TIMAH dalam pengelolaan arsip juga mendapat apresiasi di tingkat nasional. Unit Kearsipan PT TIMAH tercatat meraih Akreditasi AA (Istimewa) untuk penyelenggaraan kearsipan periode 2023-2029.

Tak hanya itu, PT TIMAH juga menerima penghargaan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sebagai Badan Usaha Milik Negara dengan Peringkat I kategori AA “Sangat Memuaskan” dalam pengawasan kearsipan tahun 2022.

Capaian tersebut membuat sejumlah perusahaan BUMN melakukan kunjungan ke PT TIMAH untuk melihat langsung proses pengelolaan arsip yang diterapkan perusahaan.

Department Head Corporate Communication PT TIMAH (Persero) Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan pengelolaan arsip memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan perusahaan.

“Pengelolaan arsip bukan hanya tentang administrasi dokumen, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga memori perusahaan, mendukung transparansi, meningkatkan efisiensi, dan memastikan proses bisnis berjalan secara berkelanjutan,” kata Anggi.

Melalui penguatan sistem kearsipan, PT TIMAH berharap dapat terus membangun budaya kerja yang tertib, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Langkah ini juga menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *