Caption : Ketua SAPA, Pauzan Adami
Aceh, Asatu Online — Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) mengapresiasi keputusan Bupati Bireuen yang mengalihkan anggaran pembelian mobil dinas baru untuk membangun rumah bantuan bagi masyarakat miskin. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah nyata berpihak pada rakyat kecil di tengah tekanan ekonomi yang masih berat.
Ketua SAPA, Fauzan Adami, menegaskan bahwa kebijakan tersebut patut menjadi teladan bagi seluruh kepala daerah di Aceh. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti tempat tinggal layak, jauh lebih penting dibandingkan pengadaan fasilitas baru bagi pejabat.
“Kami sangat mengapresiasi keputusan Bupati Bireuen. Ini kebijakan yang benar-benar menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami berharap kepala daerah lain di Aceh mengikuti langkah berani ini,” ujar Fauzan, Kamis (20/3/2025).
Fauzan menekankan, jika mobil dinas baru memang dianggap penting, pengadaannya sebaiknya dilakukan bertahap dan realistis, misalnya satu unit per tahun. Dengan begitu, anggaran bisa lebih banyak dialokasikan untuk kepentingan rakyat.
Ia juga mengingatkan bahwa pemimpin daerah wajib memprioritaskan kesejahteraan masyarakat ketimbang kenyamanan pribadi. Menurutnya, langkah Bupati Bireuen ini harus menjadi pemicu perubahan kebijakan yang lebih pro-rakyat di seluruh Aceh.
“Masih banyak saudara kita di Aceh yang tinggal di rumah tidak layak huni. Pemerintah harus hadir dengan solusi nyata, bukan sekadar janji. Kebijakan seperti yang dilakukan Bupati Bireuen ini layak didukung dan dijadikan contoh oleh kabupaten dan kota lainnya,” tegasnya.
Fauzan turut menyoroti kebijakan efisiensi anggaran di Aceh yang terkena pemotongan sebesar Rp317,4 miliar. Pemotongan tersebut dipastikan akan berdampak pada pembangunan ke depan, sehingga kepala daerah dituntut lebih bijak dalam menyusun prioritas anggaran.
“Pemerintah kabupaten dan kota lainnya di Aceh sebaiknya berpikir ulang sebelum menganggarkan mobil dinas baru. Lebih baik dana tersebut dialokasikan untuk program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, seperti pembangunan rumah dhuafa, perbaikan infrastruktur, dan peningkatan layanan publik,” tandas Fauzan. [Marwan]














