Banda Aceh, Asatu Online— Persiapan Muzakarah Sufi Internasional di Banda Aceh memasuki tahap penguatan dukungan. AMPERA Aceh bersama Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) menyatakan siap berkolaborasi menyukseskan agenda internasional yang dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.
Komitmen itu ditegaskan dalam rapat persiapan bertema “Siap Kita Sukseskan Bersama AMPERA dan MPTT-I di Kota Serambi Mekkah” di Sekretariat MPTT-I, Jalan Prof. Ali Hasyimi, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Rabu (23/9/2026).
Ketua panitia, Kamaruzzaman, mengajak relawan AMPERA terlibat langsung dalam persiapan kegiatan yang disebut akan dihadiri peserta dari sejumlah negara Asia dan Timur Tengah.
“Kita berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menyukseskan kegiatan ini,” ujar Kamaruzzaman.
Dia juga menyinggung adanya perbedaan pemahaman di tengah masyarakat Aceh. Menurutnya, perbedaan tersebut dapat disikapi secara terbuka melalui dialog dan pengajian yang terbuka bagi masyarakat.
Ketua Umum AMPERA Aceh, Parhadi Basyah, SE, menegaskan pihaknya siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Muzakarah Sufi Internasional tersebut.
“AMPERA siap menghadirkan lebih dari 100 anggota dari kabupaten/kota untuk membantu secara sukarela menyukseskan acara,” tegas Parhadi.
Menurutnya, keterlibatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan internasional yang digelar di Aceh sekaligus upaya menjaga nama baik Aceh sebagai Serambi Mekkah.
Koordinator kegiatan, Zaini, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti rapat hingga selesai. Sejumlah poin penting terkait kolaborasi AMPERA dan MPTT-I disebut telah disepakati.
Rapat berlangsung terbuka dengan peserta menyampaikan berbagai masukan dan pandangan. Kolaborasi kedua pihak diharapkan terus berlanjut, tidak hanya dalam Muzakarah Sufi Internasional, tetapi juga dalam kegiatan berikutnya.
Laporan : Marwan
















