Bantu Pasokan Air di Sekolah, PT TIMAH Salurkan Air Bersih di SMKN 4 Pangkalpinang

Pangkalpinang, Asatu Online — Musim kemarau mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah fasilitas publik, termasuk lembaga pendidikan. Kondisi ini juga dirasakan SMKN 4 Pangkalpinang yang pasokan udara terhenti selama sekitar satu pekan.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus menjaga kelancaran operasional sekolah, PT TIMAH (Persero) Tbk menyalurkan bantuan air bersih ke lingkungan sekolah pada Kamis (17/9/2026).

Kepala SMKN 4 Pangkalpinang, Ahmad Firmansyah, mengatakan ketersediaan air sangat penting karena hampir 700 warga sekolah beraktivitas setiap hari di lingkungan sekolah.

“Pasokan air PAM sudah berhenti sekitar satu minggu. Ini cukup mengganggu operasional sekolah. Padahal air menjadi kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas warga sekolah, mulai dari penggunaan toilet dan MCK hingga keperluan beribadah,” kata Ahmad.

Ahmad menuturkan, sebelum mendapat bantuan, pihak sekolah harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan air dengan membeli air.

“Kami sebelumnya harus membeli air sejak pasokan udara terganggu dan h=, dalam seminggu bisa membutuhkan sekitar ” katanya.

Sekolah sebelumnya juga sempat membeli air untuk memenuhi kebutuhan air di sekolah. Untuk mengatasi kondisi bantuan tersebut, pihak sekolah kemudian mengajukan permohonan air bersih kepada PT TIMAH. Bantuan yang disalurkan dinilai sangat membantu sekolah dalam memenuhi kebutuhan dasar warga sekolah tanpa harus menambah beban biaya operasional.

“Dengan adanya bantuan sangat membantu. Setidaknya tidak perlu mengeluarkan biaya dan bisa memenuhi kebutuhan warga sekolah,” katanya.

Menurut Ahmad, pasokan udara yang diterima dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah selama sekitar dua hari. Meski sifatnya membantu sementara, ketersediaan air tersebut membuat aktivitas sekolah dapat berlangsung lebih nyaman di tengah kondisi kemarau.

Ia berharap dukungan pasokan air bersih dapat terus diberikan apabila musim kemarau masih berlangsung dan pasokan PAM belum kembali normal.

“Air ini penting untuk keamanan dan kenyamanan warga sekolah. Harapannya bisa terus mengalir ke SMKN 4 Pangkalpinang. Mudah-mudahan kemarau bisa segera berakhir,” ujarnya.

Laporan : Ilham

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *