Pangkalpinang. Asatu Online – Komitmen PT TIMAH Tbk dalam mendukung tumbuh kembang anak terus diwujudkan melalui berbagai program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Dukungan yang diberikan tidak hanya menyentuh sektor pendidikan, tetapi juga kesehatan, pemenuhan gizi, hingga pengembangan potensi anak di wilayah operasional perusahaan.
Bagi PT TIMAH, setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat, mengenyam pendidikan yang layak, serta berkembang sesuai potensi dan kebutuhannya. Karena itu, perusahaan tidak hanya berfokus pada anak, tetapi juga memperkuat lingkungan yang berperan dalam proses tumbuh kembang mereka, mulai dari keluarga, sekolah, tenaga kesehatan hingga masyarakat.
Program-program tersebut dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Riau melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Department Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan dukungan terhadap tumbuh kembang anak merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, inklusif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
“Dukungan terhadap tumbuh kembang anak perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemenuhan gizi hingga pengembangan potensi. Melalui berbagai program PPM dan kolaborasi dengan pemerintah serta masyarakat, PT TIMAH berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh anak-anak di wilayah operasional perusahaan,” ujar Anggi.
Di bidang pendidikan, PT TIMAH memberikan dukungan sejak jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Bantuan sarana dan prasarana disalurkan ke sejumlah sekolah, di antaranya TK Swasta Mutiara Hati di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, serta TK/Pos PAUD Nusa Indah di Desa Cambai Selatan.
Kepala TK Swasta Mutiara Hati, Suarni, mengaku bantuan tersebut sangat membantu proses belajar mengajar.
“Printer kami sebelumnya rusak sehingga menghambat administrasi dan pembuatan bahan ajar. Alhamdulillah, bantuan dari PT TIMAH dapat mengatasi kendala tersebut. Sebelumnya PT TIMAH juga pernah membantu sarana pembelajaran untuk sekolah kami,” katanya.
Komitmen di sektor pendidikan juga diwujudkan melalui Program Kelas Beasiswa PT TIMAH di SMAN 1 Pemali. Program yang telah berjalan sejak tahun 2000 ini telah melahirkan lebih dari 900 alumni dan menjadi jembatan bagi para siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan sekaligus mengembangkan potensi diri.
Tak hanya itu, PT TIMAH juga mendorong terwujudnya pendidikan yang inklusif. Perusahaan menggelar Seminar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di SLB Negeri Koba dan SLB Negeri Sungailiat yang memberikan manfaat bagi ratusan guru, orang tua, serta anak berkebutuhan khusus.
Di SLB Negeri Muntok, Kabupaten Bangka Barat, PT TIMAH turut mengembangkan keterampilan vokasi melalui pelatihan membatik Eco Print yang diikuti 10 siswa dan 12 guru.
Kepala SLB Negeri Muntok, Arif Jananto, menyebut dukungan PT TIMAH terus berlanjut dan memberi dampak positif bagi sekolah.
“Terima kasih kepada PT TIMAH atas dukungan yang berkelanjutan. Pelatihan ini memperluas keterampilan guru dan siswa agar memiliki kompetensi vokasi yang dapat menjadi bekal setelah lulus,” ujarnya.
Dalam bidang kesehatan, PT TIMAH menjalankan Program Kemunting atau Gerakan Menurunkan Stunting. Program ini mencakup edukasi gizi, pemberian makanan tambahan, pemanfaatan pangan lokal, peningkatan kapasitas kader kesehatan, hingga pendampingan keluarga dalam upaya pencegahan stunting.
Program tersebut dilaksanakan bersama Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Bangka Belitung, kader Posyandu, bidan desa, serta berbagai mitra lainnya. Edukasi juga menyasar pelajar, remaja, ibu hamil, dan para orang tua, termasuk penghuni Asrama Pemali Boarding School.
Sepanjang 2025, program peningkatan kemampuan orang tua dalam menyiapkan makanan sehat telah menjangkau 223 penerima manfaat. Sementara itu, sebanyak 30 kader kesehatan di Kecamatan Sungai Selan mendapat pelatihan untuk memperkuat pendampingan masyarakat dalam pencegahan stunting.
PT TIMAH juga memperkuat sinergi dengan BKKBN melalui Program Genting yang menjangkau 90 penerima manfaat serta Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau.
Selain itu, perusahaan secara berkelanjutan memberikan bantuan biaya pengobatan bagi anak-anak yang membutuhkan, sekaligus menghadirkan layanan Mobil Sehat yang menjangkau masyarakat hingga ke wilayah operasional perusahaan.
Melalui berbagai program tersebut, PT TIMAH berharap dapat terus berkontribusi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, sekaligus memastikan setiap anak memperoleh kesempatan terbaik untuk meraih masa depan yang lebih baik.[*]














