Bersama Mitra Usaha, PT TIMAH Keruk Muara Air Kantung, Permudah Akses Nelayan

Bangka, Asatu Online— PT TIMAH (Persero) Tbk bersama mitra usaha melakukan pengerukan alur Muara Air Kantung, Jelitik, Kabupaten Bangka. Langkah ini dilakukan untuk memperlancar akses keluar-masuk perahu nelayan sekaligus mendukung aktivitas pertambangan legal di kawasan tersebut.

Kegiatan pengerukan dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan mitra usaha. Penanggung Jawab Operasional CV Tinspire Global Ventures, Hasanudin, mengatakan pengerukan menggunakan alat berat jenis PC yang difasilitasi PT TIMAH.

“PT TIMAH menyediakan alat berat, sementara operasional kami lakukan secara gotong royong bersama para penambang. Ini juga bentuk kepedulian terhadap nelayan agar alur muara kembali lancar,” ujar Hasanudin, Minggu (26/4/2026).

Ia menegaskan, sinergi antara PT TIMAH, mitra usaha, dan masyarakat menjadi kunci percepatan normalisasi alur muara. Dengan pengerukan ini, jalur pelayaran nelayan diharapkan lebih aman dan mudah dilalui.

Hal senada disampaikan Ambo. Ia menyebut kolaborasi antar mitra usaha dilakukan untuk memastikan alur Muara Air Kantung kembali normal dan dapat dimanfaatkan bersama.

“Ini kerja sama agar alur nelayan maupun penambang bisa kembali normal. Prinsipnya saling membantu,” katanya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Bangka AKP Astrian Tomi seizin Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya Putra menyampaikan pihaknya telah melakukan pengecekan lapangan menyusul adanya keluhan masyarakat terkait aktivitas di perairan Jelitik.

“Hasil pengecekan, aktivitas ponton di lokasi tersebut legal dan berada di wilayah IUP PT TIMAH. Kegiatan juga diawasi waspam serta dilengkapi dokumen yang sah,” jelasnya.

Ia menambahkan, PT TIMAH terus melakukan pengawasan terhadap aktivitas penambangan dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara kegiatan industri dan kepentingan masyarakat, khususnya nelayan.

Kepolisian pun mengimbau seluruh pihak untuk mematuhi ketentuan yang berlaku, tidak melakukan aktivitas di luar wilayah IUP, serta tetap menjaga hak-hak masyarakat terdampak.

“Harapannya situasi tetap kondusif, aktivitas pertambangan berjalan baik, dan masyarakat, khususnya nelayan, tidak terganggu,” ujarnya.

Polres Bangka juga memastikan pengawasan akan terus dilakukan agar seluruh aktivitas pertambangan berjalan sesuai aturan yang berlaku. (*)

Writer: A1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *