Jakarta, Asatu Online — Persatuan Wartawan Imigrasi dan Hukum (Perwakum) Jakarta melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan, Winarko, Kamis (23/4/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis memperkuat sinergi antara insan pers dan institusi keimigrasian, khususnya dalam mendorong keterbukaan informasi publik.
Audiensi dipimpin Ketua Perwakum Jakarta, Rukmana, didampingi Sekretaris Herdiana, Bendahara Victor, serta penasihat Dadang Rachmat dan Umi Sjarifah.
Dari pihak Imigrasi Jakarta Selatan, hadir Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Daud Satrya Bhirawa serta Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Rian Murdini Kasim.
Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Winarko, menyambut baik pertemuan tersebut. Ia menegaskan kesiapan pihaknya menjalin kolaborasi konstruktif dengan Perwakum Jakarta.
Menurutnya, peran media sangat penting dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik, terutama di tengah tuntutan keterbukaan informasi di era digital.
“Kami terbuka terhadap saran dan kritik yang membangun. Sinergi dengan insan pers penting untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Winarko.
Ia menambahkan, Kantor Imigrasi Jakarta Selatan telah berpredikat Zona Integritas dan berkomitmen menghadirkan pelayanan yang bersih, transparan, dan profesional.
“Komitmen ini kami wujudkan melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas layanan, serta upaya berkelanjutan menjaga integritas aparatur,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Perwakum Jakarta, Rukmana, mengapresiasi sambutan jajaran Imigrasi Jaksel. Ia menyebut audiensi ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi momentum memperkuat kerja sama kelembagaan secara profesional.
“Perwakum Jakarta siap bersinergi mendukung publikasi kinerja institusi secara positif, akurat, dan berimbang, serta menjadi mitra strategis dalam penyampaian informasi kepada masyarakat,” ujar Rukmana, yang akrab disapa Ade.
Dalam kesempatan tersebut, pengurus Perwakum juga memaparkan profil organisasi. Mayoritas anggotanya merupakan Sarjana Hukum dan telah mengantongi sertifikasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW), sehingga memiliki landasan profesional dalam kerja jurnalistik, khususnya di bidang keimigrasian dan hukum.
Penasihat Perwakum Jakarta, Dadang Rachmat, menambahkan, sebagian besar anggota juga menjabat sebagai pemimpin redaksi di berbagai media.
“Dengan latar belakang tersebut, kami berkomitmen menjaga kualitas pemberitaan yang profesional, berimbang, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat fungsi kontrol sosial dalam koridor hukum,” ujarnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi awal kolaborasi berkelanjutan antara Perwakum Jakarta dan Imigrasi Jakarta Selatan dalam meningkatkan kualitas informasi publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan keimigrasian. (red)













