Mobil Sehat PT TIMAH Layani 7.114 Warga di Bangka Belitung, Kepri, dan Riau

Pangkalpinang, Asatu Online— PT TIMAH Tbk melalui Program Mobil Sehat terus berupaya mendekatkan akses layanan kesehatan gratis kepada masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.

Pada tahun 2025, Program Mobil Sehat PT TIMAH Tbk telah menjangkau 56 desa yang tersebar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Riau, dengan total penerima manfaat mencapai 7.114 orang.

Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Program Oto Sihat telah hadir di 47 desa dan melayani 6.201 warga. Sementara itu, di Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Riau, mobil sehat menjangkau 9 desa dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 913 warga.

Jumlah masyarakat yang mendapatkan layanan Mobil Sehat PT TIMAH Tbk terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2024, layanan ini hadir di 53 titik dan melayani 5.727 warga, sedangkan pada 2023 menjangkau 42 titik dengan 4.371 masyarakat terlayani.

Program Mobil Sehat PT TIMAH Tbk memberikan layanan kesehatan dasar secara gratis bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses fasilitas kesehatan. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, pemeriksaan tekanan darah, serta edukasi kesehatan.

Program ini mendapat respon positif dari masyarakat karena membantu deteksi dini kondisi kesehatan sekaligus meningkatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan.

Tak hanya fokus pada pelayanan medis, Program Oto Sihat juga berperan sebagai media edukasi untuk mendorong penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Departement Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, menyampaikan bahwa Program Mobil Sehat telah memberikan manfaat bagi ribuan warga di berbagai wilayah operasional perusahaan.

“Kami berharap program ini dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat,” ujarnya.

Melalui Program Mobil Sehat yang merupakan bagian dari TJSL perusahaan, PT TIMAH Tbk berkomitmen untuk terus memberikan dampak positif secara berkelanjutan dengan memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah dan tenaga kesehatan setempat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *