Komitmen Hijau PT Timah: Ribuan Fish Shelter dan Artificial Reef Ditanam di Laut Bangka Belitung

Pangkalpinang, Asatu Online— PT Timah Tbk terus menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan. Perusahaan anggota holding Industri Pertambangan MIND ID ini telah melakukan berbagai program reklamasi dan konservasi lingkungan di darat maupun laut sejak beberapa tahun terakhir.

Dalam periode 2015 hingga 2024, PT Timah telah mereklamasi 3.222,28 hektar lahan bekas tambang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui kegiatan revegetasi dan bentuk reklamasi lainnya. Untuk reklamasi laut, berbagai program telah dilakukan seperti penenggelaman fish shelter, artificial reef, transplantasi karang, hingga penanaman mangrove.

Di wilayah laut Bangka Belitung selama medio 2016–2024, PT Timah telah menenggelamkan 1.475 unit transplantasi karang, 3.105 fish shelter, dan 7.680 artificial reef. Restocking juga dilakukan terhadap 40.435 ekor cumi. Di Provinsi Kepulauan Riau, perusahaan menanam mangrove seluas 12,81 hektare, menempatkan 2.360 meter penahan abrasi dan merestocking 3.800 ekor kepiting.

Selain reklamasi, PT Timah juga mencatat efisiensi emisi gas rumah kaca (GRK) pada Kuartal I tahun 2025 sebesar 32.844 ton CO2e, dari target tahunan sebesar 131.271 ton CO2e.

“Melaksanakan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan bukan hanya untuk memenuhi regulasi, tapi merupakan komitmen bersama untuk pemulihan ekosistem,” ujar Anggi Siahaan, Department Head Corporate Communication PT Timah.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, PT Timah juga menggandeng pemda, aparat penegak hukum, serta masyarakat dalam program penghijauan. Komitmen lingkungan ini membuahkan hasil, di mana PT Timah memperoleh penghargaan Proper Emas dan Proper Hijau dari KLHK dalam beberapa tahun terakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *