Hasbi Hasan Belum Ditahan KPK, Sekjen CIC DJ Sembiring : KPK Jangan Jadi Macan Ompong

  • Bagikan

Sekjen CIC DJ Sembiring, Jakarta, Kamis 13 Juni 2023 (Foto : wahyu Asatu Online)

Jakarta, Asatu Online – Tak Gentar! Sekjen CIC DJ Sembiring angkat bicara terkait tersangka Hasbi Hasan yang sampai kini belum ditahan pihak KPK, padahal sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara suap hakim agung.

“Tentu ini menjadi pertanyaan besar ditengah masyarakat,” kata Sembiring melalui keterangan tertulis, Selasa (13/6/2023).

“Ada apa dengan KPK, lanjut Sembiring, hingga saat ini belum menahan Hasbi Hasan, atau KPK telah menjadi “Macan Ompong”!. Sambungnya.

“Oleh sebab itu, CIC Mendesak KPK Tahan Hasbi Hasan.” Tegasnya.

Selain itu, Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Commiitte (CIC) mendesak lembaga antirasuah (KPK) segera melakukan penahanan terhadap Sekretaris Makamah Agung Hasbi Hasan yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penyuapan.

Namun demikian, CIC menilai biasanya KPK langsung melakukan penahanan ketika memeriksa seseorang dalam kapasitasnya sebagai tersangka, ujar Sembiring.

“Dan apa bedanya dengan tersangka lain di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), jelas ini menjadi pertayaan besar di tengah publik tentunya,” katanya.

Sekretaris Jenderal CIC DJ Sembiring menegaskan, Kedua orang tersebut telah dicegah KPK bepergian ke luar negeri selama enam bulan, sedangkan Hasbi Hasan dicegah per tanggal 9 Mei 2023 sampai 9 November 2023, sedangkan Dadan dicegah per tanggal 12 Januari 2023 sampai 12 Juli 2023.

“Untuk itu, CIC minta agar KPK segera menahan kedua tersangka tersebut,” pungkasnya sehingga tidak ada tebang pilih terhadap tersangka,” tegas DJ Sembiring.

DJ Sembiring menambahkan,
Hasbi dan Dadan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus dugaan suap pengurusan perkara di MA,sudah jelas tapi dengan alasan yang tidak logika pihak KPK  tidak menahan kedua tersangka, imbuhnya.

Sementara pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah mengungkap dugaan aliran uang Rp11,2 miliar ke Dadan dan Hasbi terkait pengurusan perkara nomor: 326 K/Pid/2022 atas nama Budiman Gandi Suparman selaku Pengurus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana.

Sekjen CIC DJ Sembiring menjelaskan,” seharusnya KPK jangan ada perbedaan terhadap tersangka lain, walaupun tersangka pejabat negara harus sama dimata hukum, salah satu contoh Kejaksan Agung saat menetapkan seorang mentreri Kominfo yang juga pejabat negara,saat menjadi tersangka langsung ditahan, jadi apa bedanya dengan Hasbi Hasan,” pungkas Sekjen CIC.

Dalam kasus ini, kata Sembiring lembaga antirasuah sebelumnya telah memproses hukum 15 orang tersangka. Dua di antaranya ialah hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati dan Gazalba Saleh, tutup Sembiring. (Wahyu)

Loading

Penulis: Wahyu
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *