Caption: WT Modelling dan Komunitas Fashion Depok (KFD) dalam rangka memeriahkan Milad KOOD (Kumpulan Orang-Orang Depok) Berbudaya 2026.
Depok, Asatu Online — Perpaduan fashion dan budaya lokal sukses mencuri perhatian pengunjung Mall Pesona Square, Depok. Pagelaran busana bertajuk “Beauty & Culture” yang digelar Minggu (27/9/2026) berlangsung meriah dan mendapat antusiasme masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi WT Modelling dan Komunitas Fashion Depok (KFD) dalam rangka memeriahkan Milad KOOD (Kumpulan Orang-Orang Depok) Berbudaya 2026.
Kolaborasi ini menghadirkan perpaduan estetika modern dunia modelling dengan kreativitas para perancang busana lokal. Di atas catwalk, para model tampil anggun membawakan koleksi busana etnik modern yang mengangkat karakter dan kekayaan budaya Kota Depok.

Founder WT Modelling, Wiwied Taher, mengatakan keikutsertaan dalam rangkaian Milad KOOD Berbudaya 2026 merupakan bentuk kontribusi pelaku industri modelling dalam mendukung pelestarian budaya lokal.
Menurutnya, fashion dapat menjadi salah satu media kreatif untuk memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Melalui koreografi yang dirancang khusus, WT Modelling menerjemahkan konsep dan visi estetis lima desainer KFD ke atas panggung. Kelima desainer tersebut hadir melalui brand FIORELLYA BY DWEE, ADIYANTI, KASKI ATELIER, SAE NADHILAH, dan RUMAH RAHMA.

Koleksi yang ditampilkan tidak hanya mengedepankan unsur mode, tetapi juga membawa sentuhan tradisi dan identitas lokal dalam balutan desain modern.
Sementara itu, Ketua Komunitas Fashion Depok, Dwi Wahyuni, SE, mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme masyarakat yang hadir dan memadati area Mall Pesona Square untuk menyaksikan pertunjukan tersebut.
Dwi menegaskan, KFD berkomitmen untuk terus menjadi wadah bagi para desainer lokal dalam mengembangkan kreativitas dan menghasilkan karya inovatif yang mampu bersaing di tingkat nasional, tanpa meninggalkan akar budaya.

“Fashion bukan hanya soal tren, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya daerah,” ujarnya.
Ketua Rombongan Anak Muda KOOD Berbudaya, Dr. Denta Mandra Pradipta Budiastomo, M.Ds., yang membuka acara fashion show, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.
Menurut Denta, sinergi antara komunitas fashion, modelling dan KOOD menjadi bagian penting dalam memperkuat keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam mengembangkan potensi kreatif Kota Depok.
“Fashion show ini merupakan kegiatan bersama dari seluruh pihak yang terlibat. Tujuannya untuk semakin meningkatkan sinergitas seluruh elemen yang ada di wilayah Depok,” ungkapnya.

Sementara itu, rangkaian Milad KOOD Berbudaya 2026 secara resmi dibuka oleh Wali Kota Depok, Dr. H. Supian Suri, M.M., pada Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai tokoh masyarakat, pegiat seni dan budaya, komunitas, serta masyarakat yang hadir di Mall Pesona Square.
Melalui gelaran “Beauty & Culture”, WT Modelling dan KFD menunjukkan bahwa fashion dapat menjadi ruang pertemuan antara kreativitas modern dan kekayaan budaya lokal.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang sebagai bagian dari upaya memajukan industri kreatif sekaligus menjaga eksistensi budaya asli Depok di tengah perkembangan zaman. (*)
















