PT Timah Buka Peluang Magang, 417 Siswa-Mahasiswa Ikut Sepanjang 2025

Pangkalpinang, Asatu Online — PT Timah (Persero) Tbk terus memperkuat peran dalam mendukung dunia pendidikan melalui program magang bagi siswa dan mahasiswa. Program ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Lewat program tersebut, peserta diberi kesempatan merasakan langsung dunia kerja profesional sekaligus mengasah keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri.

Sepanjang 2025, PT Timah mencatat sebanyak 417 siswa dan mahasiswa telah mengikuti program magang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Memasuki awal 2026, tercatat 47 mahasiswa masih aktif menjalani program magang dan tersebar di berbagai unit kerja di lingkungan perusahaan.

Program magang ini terdiri dari skema Magang Mandiri serta Program Magang Pemerintah yang difasilitasi melalui kementerian. Keduanya ditujukan bagi pelajar dan mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Tak sekadar pengalaman kerja, program ini juga menjadi ruang pembelajaran untuk memahami dunia industri, meningkatkan keterampilan teknis, serta membangun etos kerja profesional.

Para peserta ditempatkan di unit kerja sesuai dengan jurusan dan bidang keilmuan masing-masing, sehingga dapat mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Salah satu peserta, Nailah Dhiya Syafiqah, mahasiswa Universitas Sriwijaya, mengaku tertarik mengikuti magang di PT Timah karena peran strategis perusahaan dalam industri pertambangan nasional.

“Sebagai bagian dari MIND ID, PT Timah memiliki peran penting dalam pengelolaan sumber daya mineral. Saya juga ingin memahami praktik komunikasi perusahaan sekaligus membangun relasi profesional,” ujarnya.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi itu mengatakan, selama dua bulan magang di Division Corporate Secretary, ia mendapat banyak pengalaman, terutama dalam memahami praktik komunikasi di lingkungan korporasi.

“Magang di PT Timah mengajarkan saya beradaptasi di dunia kerja dan meningkatkan kemampuan komunikasi. Ini jadi bekal penting untuk karier ke depan,” katanya.

Ia menambahkan, pengalaman yang didapat selama magang relevan dengan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah, khususnya dalam penerapan komunikasi korporat dan hubungan masyarakat.

Program magang ini diharapkan terus menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan industri, sekaligus mendorong lahirnya SDM yang siap bersaing di dunia kerja. (*)

Penulis: A1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *