Bangka Selatan, Asatu Online— PT TIMAH Tbk kembali menegaskan kepeduliannya kepada masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, PT TIMAH menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada Octavian, warga Kelurahan Teladan, Kabupaten Bangka Selatan.
Bantuan tersebut diberikan agar Octavian dapat melanjutkan pengobatan medis yang sempat terhenti. Selama lebih dari tujuh bulan, Octavian menderita saraf kejepit hingga mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan sepulang kerja yang menyebabkan patah tulang rusuk dan tulang punggung belakang.
Sebelumnya, ayah dua anak ini sempat menjalani pemeriksaan dan perawatan di rumah sakit. Namun, keterbatasan biaya pribadi membuat pengobatan tidak dapat dilanjutkan. Upaya menggunakan BPJS Kesehatan untuk tindakan operasi juga mengalami kendala karena masih membutuhkan biaya tambahan, sehingga pengobatan terpaksa dihentikan dan hanya dilanjutkan dengan pengobatan tradisional.
Bantuan dari PT TIMAH Tbk rencananya akan digunakan untuk melanjutkan pengobatan medis, terutama fisioterapi sesuai rekomendasi rumah sakit. Fisioterapi dinilai penting guna mencegah kondisi saraf semakin parah dan menghindari risiko saraf mati. Apabila terdapat sisa dana, bantuan akan dimanfaatkan untuk kebutuhan lain yang berkaitan langsung dengan proses pengobatan.
Octavian mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ia mengungkapkan tidak menyangka akan mendapatkan perhatian dari perusahaan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Awalnya berharap, tapi tidak menyangka bisa benar-benar mendapat bantuan dari PT TIMAH. Bantuan ini sangat berarti untuk melanjutkan pengobatan,” ujarnya.
Ia juga berharap PT TIMAH Tbk terus konsisten membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang sedang tertimpa musibah. Melalui penyaluran bantuan ini, PT TIMAH Tbk menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. (*)














