PT Timah Perkuat Hilirisasi, Dari Timah Mentah ke Produk Bernilai Tinggi

Bangka Belitung, Asatu Online— PT Timah Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendukung agenda hilirisasi nasional sebagai strategi meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, membuka lapangan kerja, dan memperkuat daya saing industri.

Sebagai bagian dari MIND ID, Holding Industri Pertambangan, PT Timah tidak lagi mengekspor tin ore melainkan menghasilkan tin ingot. Komitmen ini semakin nyata dengan hadirnya PT Timah Industri yang berfokus mengembangkan produk hilir seperti tin solder, tin solder powder, hingga tin chemical.

Sejak 2009, PT Timah Industri memulai langkah strategis dengan membangun pabrik tin stabilizer. Setahun kemudian, pabrik tin chemical dengan produk Methyltin Mercaptide hadir, diikuti pengoperasian resmi pada 2011. Perjalanan hilirisasi berlanjut dengan pembangunan pabrik Stannic Chloride dan DMT pada 2015, memperluas rantai pasok kimia berbasis timah.

Tahun 2021, PT Timah Industri meluncurkan varian baru tin stabilizer yang tidak hanya menyasar pasar domestik, tetapi juga berpotensi ekspor. Terobosan berlanjut pada 2024 dengan pembangunan pabrik tin solder powder yang digunakan di berbagai sektor, termasuk elektronik dan material canggih.

Kini, PT Timah Industri mengoperasikan lima pabrik hilirisasi dengan kapasitas ribuan ton per tahun, menghasilkan produk yang sudah dipasarkan hingga India, Tiongkok, Malaysia, Timur Tengah, Thailand, Korea, dan Singapura.

Direktur Utama PT Timah Tbk, Restu Widiyantoro menegaskan hilirisasi adalah bentuk kontribusi perusahaan untuk kemakmuran rakyat dan kedaulatan bangsa. “Hilirisasi bukan hanya soal bisnis, tapi juga soal kemandirian ekonomi nasional dan keberlanjutan sumber daya alam,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *