Bangka Selatan, Asatu Online— PT Timah Tbk kembali melaksanakan penenggelaman fish shelter di perairan Tanjung Kubu, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (24/6/2025). Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari komitmen perusahaan dalam menjaga ekosistem laut dan mendukung kesejahteraan nelayan.
Sejak tahun 2016, PT Timah telah secara rutin melaksanakan program penenggelaman artificial reef dan fish shelter di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Bangka Selatan. Dalam rentang waktu 2024–2025, sebanyak 1.860 unit fish shelter telah ditenggelamkan di kawasan ini.
Salah satu nelayan setempat, Rispandi (54), mengungkapkan manfaat nyata dari program ini. Ia mengaku hasil tangkapannya meningkat meskipun tidak perlu melaut terlalu jauh.
“Sebelum ada fish shelter, lima mil belum tentu dapat ikan. Sekarang dua mil sudah lumayan. Terima kasih PT Timah,” ungkapnya.
Departement Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan, menyampaikan bahwa program ini juga melibatkan nelayan lokal serta POSSI Bangka Belitung.
“Tujuan dari penenggelaman ini bukan hanya pelestarian lingkungan, tetapi juga untuk membantu nelayan mendapatkan hasil tangkapan yang lebih baik dan aman,” jelasnya.
PT Timah juga melaksanakan program serupa di kabupaten lain sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.















