PT Timah Salurkan 256 Hewan Kurban di Empat Provinsi, Pererat Hubungan dengan Masyarakat

Pangkalpinang, Asatu Online— Dalam semangat Idul Adha 1446 H, PT Timah Tbk menyalurkan sebanyak 256 ekor hewan kurban ke berbagai wilayah operasional perusahaan yang tersebar di empat provinsi, yaitu Kepulauan Bangka Belitung, Riau, Kepulauan Riau, dan DKI Jakarta.

Hewan kurban tersebut dibagikan ke desa-desa, pulau-pulau, organisasi masyarakat, hingga instansi pemerintahan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang rutin dilaksanakan PT Timah setiap tahun. Tahun ini, jumlah hewan kurban yang disalurkan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Departement Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi perusahaan kepada masyarakat, sekaligus sarana untuk mempererat silaturahmi.

“Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus menyampaikan rasa syukur atas keberlangsungan usaha yang tidak terlepas dari dukungan lingkungan sekitar,” ujar Anggi.

Masyarakat menyambut baik kegiatan ini. Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mengungkapkan apresiasinya terhadap kontribusi PT Timah yang telah lama hadir mendukung masyarakat di wilayahnya.

“Bukan tahun ini saja PT Timah memberikan bantuan, sudah lama mereka hadir dan membantu masyarakat kami,” kata Algafry.

Hal serupa disampaikan oleh Kepala Desa Sungai Gayung Kiri, Kabupaten Kepulauan Meranti, Perdana Noriowati, yang bersyukur desanya kembali menerima bantuan kurban dari PT Timah.

“Alhamdulillah, desa kami selalu dapat. Komitmen PT Timah ini luar biasa, masyarakat kami selalu terbantu di hari raya kurban,” ungkapnya.

Tak hanya saat Idul Adha, perhatian PT Timah juga dirasakan menjelang Idul Fitri, di mana mereka rutin menyalurkan paket sembako untuk nelayan dan warga kurang mampu.

Lurah Tanjung Ketapang, Kabupaten Bangka Selatan, Sunarno, turut mengapresiasi kontribusi PT Timah.

“Bantuan ini menjadi berkah tambahan bagi warga kami. Selain itu, PT Timah juga aktif membantu bidang kesehatan, sosial, dan lingkungan,” ucapnya.

Bagi PT Timah, penyaluran hewan kurban bukan sekadar kewajiban spiritual, namun juga bagian dari nilai-nilai gotong royong dan empati sosial yang menjadi dasar interaksi dengan masyarakat. Mereka berharap program ini memberi manfaat luas dan mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *