Bareskrim Polri Periksa 6 Saksi Termasuk Sahani Saleh Bupati Belitung Terkait Manipulasi RUPS Bank Sumsel Babel 

  • Bagikan

Kantor Bank Sumsel Babel (Foto : ist)

Jakarta, Asatu Online – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit tipideksus) Bareskrim Polri melanjutkan pemeriksaan sejumlah saksi dugaan tindak pidana manipulasi RUPS Luar Biasa Bank Sumsel Babel yang digelar di kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung pada 9 Maret 2020 lalu.

Pemeriksaan sejumlah saksi sebanyak enam orang ini dilakukan di gedung Subarkah Ditreskrimsus Polda Sumsel Selasa (14/5/2024).

Enam orang saksi yang dijadwalkan diperiksa yakni Herman Zulkifli, Jhon Isman, Harnojoyo, Arzi Radaputra, Hendri, Riera Echorinalda, serta legal bank Sumsel Babel, Notaris, staf notaris, beberapa pemegang saham lainnya.

Hingga pukul 11. 26 WIB enam orang saksi yang dijadwalkan diperiksa belum terlihat, meski penyidik Dit Tipideksus Bareskrim Polri sudah datang ke gedung Subarkah Ditreskrimsus Polda Sumsel tempat pemeriksaan.

Diketahui setelah melewati serangkaian penyelidikan yang dilakukan di Jakarta dan Palembang beberapa waktu lalu, penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri akhirnya menerbitkan surat perintah dimulai penyidikan (SPDP) pada 20 Maret 2024 dengan Nomor: SPDP/90/III/RES.2.2/2024/Dittipideksus yang dikirimkan kepada Kepala Kejati Sumsel.

Dari SPDP yang diterbitkan itu, dugaan manipulasi RUPSLB Bank Sumselbabel yang berlangsung di Pangkal Pinang pada 9 Maret 2020 lalu itu, mengarah pada  dugaan terhadap tindak pidana perbankan atau pemalsuan akta otentik atau menutupi tindak pidana yang dilakukan.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri menerbitkan surat perintah dimulai penyidikan (SPDP) pada 20 Maret 2024 lalu, kini penyidik memeriksa 10 saksi secara sejak Selasa (23/4) sampai Jumat (26/4) di Polda Babel.

Mereka yakni, Mulkan (Bupati Kabupaten Bangka), Suhani Saleh (Bupati Kabupaten Belitung), Ahmadni (Kepala Badan Pengelolaa Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Belitung Timur yang mewakili Bupati Beltim Yuslih Ihza).

Maulan Aklil (Walikota Pangkalpinang), Markus (Bupati Kabupaten Bangka Barat), drh Justiar Noer (Bupati Bangka Selatan), drh Sugianto Sekda Bangka Tengah (mewakili Dr Ir Ibnu Saleh Bupati Bangka Tengah) dan Dr H Erzaldi Roesman Djohan (Gubernur Bangka Belitung). Selain mereka, dua saksi lain yang ikut diperiksa yakni Zaidan selaku Stafsus Gubernur Babel dan Widya selaku staf dari kantor notaris Wiwiek Triwidayati.

“Setelah kita lakukan gelar perkara di Bareskrim, dugaan kasus manipulasi RUPS-LB BSB ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan untuk itu, kita kembali melakukan pemeriksaan para saksi,” sebut salah satu sumber redaksi, Kamis (25/4) siang. (***)

Loading

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *