Bawaslu Kota Pangkalpinang Menyangkal Keterlambatan dalam Menangani Laporan Dugaan Camat Bermain Politik

  • Bagikan

Komisioner Bawaslu Kota Pangkalpinang Wahyu Saputra ( Foto : dok. Asatu Online)

Pangkalpinang, Asatu Online – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pangkalpinang membantah klaim Ketua Barisan Muda Patriot Bangka Belitung (BMPBB) Deki Kurniawan yang menyebut Bawaslu Kota Pangkalpinang lambat menindaklanjuti laporan dugaan camat bermain politik.

Komisioner Bawaslu Pangkalpinang, Wahyu Saputra, menyatakan kepada media ini pada Jumat (2/2/2024) bahwa dalam menanggapi pernyataan Ketua BMPBB sebagai pelapor dugaan camat Pangkalbalam bermain politik, Bawaslu Kota Pangkalpinang pada prinsipnya mengirim surat kepada pelapor untuk meminta penyempurnaan laporan yang pernah disampaikan sebelumnya, bukan untuk menghambat laporan.

Wahyu menjelaskan bahwa Bawaslu memastikan setiap laporan yang masuk akan diproses sesuai regulasi Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penanganan Temuan dan Laporan Pelanggaran Pemilihan Umum.

“Kita bukan lambat, mekanismenya diatur di situ. Ketika laporan kurang, kita minta kelengkapan, bukan menghambat atau menghalangi. Nanti dari hasil ini kita kaji dan melakukan rapat pleno, dan tentunya akan ada tindak lanjut dari hasil keputusan pleno tersebut,” jelas Wahyu melalui sambungan telepon.

Intinya, kata Wahyu, tidak benar bahwa Bawaslu lambat atau menghambat, karena jika menghambat, Bawaslu tidak akan mengirim surat kepada pelapor, Deki Kurniawan, karena setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai aturan Bawaslu.

“Jadi ada tahapan prosedur yang kita tempuh, kecuali laporan di awal kita tolak, itu yang salah,” ungkapnya.

Penulis : Zaza

Loading

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *