Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil alias Molen berfoto bersama di atas panggung kehormatan, Sabtu (26/8). (Foto: Asatu Online)
Pangkalpinang, Asatu Online – Dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-78, sejumlah jalan di Kota Pangkalpinang dihiasi dengan pawai baris berbaris yang melibatkan siswa dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), dan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dengan tema “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”.
Walikota Pangkalpinang, Dr. H. Maulan Aklil atau yang akrab disapa Molen, turut serta dalam baris berbaris tersebut dari panggung kehormatan di depan Polsek Taman Sari Pangkalpinang, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Forkopimda Kota Pangkalpinang pada Sabtu (26/8/2023).
“Dengan rasa syukur, pada hari ini kita dapat melaksanakan lomba pawai dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78. Terlihat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi, dengan banyaknya yang hadir menonton lomba pawai baris berbaris ini,” ujar Molen.
Molen menambahkan bahwa lomba baris berbaris ini memiliki filosofi, yaito untuk membentuk sikap jasmani yang tegap dan tangkas serta meningkatkan rasa persatuan dan disiplin.
“Pawai ini juga bertujuan untuk membentuk masyarakat yang memiliki jiwa nasionalisme dan mental yang tangguh, sekaligus meningkatkan rasa persaudaraan, kekeluargaan, serta persatuan dan kesatuan bangsa,” tambah Molen.
Selain itu, Molen juga menekankan bahwa pawai ini dapat memperkuat jalinan silaturahmi dan persaudaraan, serta menyediakan hiburan bagi masyarakat. Ia mengajak semua untuk selalu mensyukuri dan meneruskan perjuangan para pahlawan demi tetap kompak, solid, dan bersatu dalam peringatan HUT RI ini.
Dalam pelaksanaannya, Molen dengan penuh semangat memberikan salam hormat dan sapaan hangat kepada para peserta lomba pawai baris berbaris.
Lomba baris berbaris dimulai dari 0 Kilometer (Alun-alun Taman Merdeka), berlanjut menuju Penjara Lama (Polres Pangkalpinang), Simpang 4 Jalan Mentok Kerkhoff (Kuburan Belanda), SMPN 1 Pangkalpinang, Jalan Garuda, Kampung Bintang Bank Mandiri Simpang 4 Ramayana, dan berakhir di Jalan KH Abdul Hamid (Masjid Muhajirin). (Gj)













