MUI Dorong Lahirnya Kawasan Pangan Halal Terpadu di Pandeglang

  • Bagikan
banner 468x60

Foto bersama usai audiensi pengurus MUI Pusat dengan pejabat Pemda Pandeglang serta Pimpinan Perhutani Pandeglang dan Koperasi Bersama Cendikia Lestari di Pendopo Bupati Pandeglang, Rabu 16 Februari 2022 (Foto: Istimewa)

Pandeglang, asatuonline.id- Wakil Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (KPEU-MUI) yang juga Wakil Sekjen Majelis Pimpinan Pusat (MPP) Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Andi Yudi Hendriawan Djuwaeli menyatakan, MUI Pusat mendorong lahirnya Kawasan Pangan Halal Terpadu di Kabupaten Pandeglang.

banner 336x280

“Perlu ada sinergi. Kebetulan Pemerintah Kabupaten Pandeglang sangat mendukung arahan MUI mengenai perlunya membangun Kawasan Pangan Halal Terintegrasi atau Kawasan Pangan Halal Terpadu,” katanya kepada pers di Pandeglang, Banten, Kamis (17/2/2022).

Sebelumnya, Andi bersama tim KPEU-MUI melakukan audiensi dengan pejabat di Pemkab Pandeglang. Kedatangannya adalah untuk menginisiasi pengembangan potensi komoditas Tales Beneng sebagai salah satu tanaman pangan asli Pandeglang di lahan milik Perhutani seluas 10.000 hektar serta mendorong lahirnya Kawasan Pangan Halal Terpadu di Pandeglang.

Pejabat yang hadir pada pertemuan itu adalah Pj. Sekretaris Daerah Pandeglang Taufik Hidayat, Asda II Kurnia Satriawan, Kadis Perikanan Budi Suherdiman Januardi, Kadis Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Sua’edi Kurdiatna, dan Asisten Perhutani Bagian Kesatuan Pengelola Hutan (Asper BKPH) Pandeglang Alex Endang Subrata.

Wakil Ketua KPEU-MUI yang juga Ketua Kawasan Industri Halal Badan Ekonomi Syariah Kadin Pusat lebih lanjut mengingatkan perlunya upaya bagaimana membangkitkan ekonomi umat melalui kelompok petani dan nelayan.

Secara khusus ia meminta perhatian terkait perlunya budidaya Tales Beneng, karena ke depan pengembangan tanaman pangan asli Pandeglang itu diharapkan dapat melahirkan industri pendukungnya di Kabupaten Pandeglang.

Andi Yudi Hendriawan juga mengingatkan bahwa program pengembangan Talas Beneng harus segera dimulai, karena dari hasil analisa dan kajiannya pembudidayaan Tales Beneng itu sangat prospektif serta akan memberikan banyak manfaat atau keuntungan bagi masyarakat di Kabupaten Pandeglang.

“Dalam kaitan ini, peran MUI adalah membantu menginisiasi dan mengakselerasi supaya program yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang bisa cepat terlaksana,” katanya

Sementara itu Asper BKPH Pandeglang Alex Endang Subrata mengatakan, pihaknya mengapresiasi program yang disarankan oleh MUI Pusat, karena program itu akan dapat membantu masyarakat yang berada di desa penyangga.

Ia juga mengemukakan, sebelum berjalannya kegiatan program pengembangan Tales Beneng perlu dilakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat yang diberikan kewenangan mengelola lahan di wilayah Perhutani..(red)

 57 total views

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.