Komisi I DPRD Babel Kunjungi Kantor Desa Zed Guna Percepat Pembangunan Desa

  • Share

BANGKA, Asatuonline.id – Komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan kunjungan ke desa Zed untuk meninjau langsung kondisi perkembangan pembangunan di wilayah tersebut dimasa pandemi Covid-19 ini.

Rombongan wakil rakyat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I, Yoga Nursiwan berserta anggota diterima langsung oleh Kepala Desa Zed, M. Sodri didampingi Sekdes dan BPD di kantor desa Zed, Rabu (22/09/2021).

Yoga menyampaikan dalam kunjungan ini Komisi I berkeinginan untuk melihat kemajuan setiap desa agar penilaian desa-desa di Bangka Belitung ini bisa maksimal seperti pembangunan gedung Perpusdes yang saat ini menemui berbagai kendala, lahan yang kurang memadai, minat baca warga yang rendah, sampai era teknologi saat ini yang memaksa para warga untuk bergantung kepada smartphone.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi I, Rustamsyah menyampaikan agar setiap Pemdes selayaknya memberikan fasilitas perpusdes di wilayahnya. Hal ini merupakan salah satu faktor dari penilaian desa oleh kementerian pusat.

“Jangan sampai Zed ini berbeda dengan desa lain yang sudah menjalankan Perpusdes, ini nanti berpengaruh kepada penilaian desa ini.” Jelasnya.

Ia berharap Pemdes Zed nanti bisa menyediakan fasilitas Perpusdes yang memadai untuk masyarakat, dan memberikan inovasi-inovasi lebih agar minat membaca masyarakat bisa meningkat.

“Tahun depan, kepada Pak Kades sekiranya bisa menganggarkan sedikit untuk Perpusdes ini. Tidak usah banyak, sedikit-sedikit dulu. Fasilitas desa seperti ini harusnya selalu tersedia, agar akreditasi desa ini bisa bagus.” Imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, Zarkani mengharapkan peran optimal dari penggunaan dana desa untuk pembangunan lahan baru khusus Perpusdes.

“Desa mungkin bisa menggunakan dana desa sendiri untuk pembangunan ruang Perpustakaan yang nyaman, cari tempat strategis.” Saran legislator Nasdem asal Belitung Timur ini.

Senada, Ringgit Kecubung menegaskan untuk segera membangun Perpusdes yang layak untuk masyarakat. Terlebih, saat ini ada program bagi desa-desa untuk wajib menyediakan perpustakaan desa.

“Nanti dalam penyusunan APBDes tahun 2022 jika memungkinkan bisa disusun anggaran untuk Perpusdes ini, apalagi sekarang setiap desa wajib ada Perpusdes, sayang nanti Zed tidak kebagian bantuan.” Ungkapnya.

Legislator PKS ini juga menambahkan bahwa inovasi perpusdes sangat penting guna menarik minat baca para warga, terutama anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Jika memang nanti sudah ada perpusdes, buat inovasi-inovasi seperti lomba-lomba untuk anak, penyediaan internet gratis bagi pengunjung, apalagi sekarang tugas sekolah sudah online, sedikit banyak pasti berguna.” Sarannya kemudian.

Pertemuan wakil rakyat dengan warga ini juga membahas sektor pelayanan masyarakat seperti pembuatan KTP dan KK, sampai pembangunan fasilitas olahraga.

Kepala desa Zed, M. Sobri juga mengakui bahwa dirinya beserta perangkat desa mengalami kesulitan dalam menentukan satuan harga lahan/tanah bersama warga pemilik lahan yang ada didesanya.

“Untuk lahan, kami di sini kesulitan dalam pembebasan lahan masyarakat karena tidak ada titik temu terkait harga.” pungkasnya. (Bst/Setwanbabel)

 27 total views

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *